Tampilkan postingan dengan label Macan Kemayoran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Macan Kemayoran. Tampilkan semua postingan

19 Januari 2017

Ini Kriteria Pemain Incaran Persija di Tiga Kota

Persija Jakarta ternyata punya kriteria khusus dalam mengincar pemain baru guna menghadapi ISL musim 2017 yang bergulir pada Maret 2017. Kriteria untuk pemain U-23 tak terlepas dari kehadiran pelatih baru asal Amerika Latin ini. Upaya untuk mencari pemain bertalenta ini tak terlepas dari keinginan mereka guna bersaing di papan atas musim 2017.

Pelatih Iwan Setiawan mengatakan, kehadirannya ke Aceh sudah berkoordinasi dengan Pelatih Kepala Persija Jakarta, Stefano Cugura. Juru taktik kelahiran Rio de Janeiro, Brasil, 42 tahun silam itu punya kriteria khusus terkait pemain untuk menjadi incaran Macan Kemayoran, julukan Persija. Pertama mereka akan bermain dengan formasi 4-3-3. Kemudian kriterianya menyukai pemain yang umumnya cepat. Selanjutnya pemain yang mau kerja, bukan hanya pada saat bola di kaki, tetapi mau kerja juga di saat lawan pegang bola.


“Jadi kita mencoba membantu mencari pemain yang masuk kriteria itu sebagai penilaiannya kita. Saya berharap sekali anak-anak Aceh terpilih, bisa melahirkan Ismed Ismed Sofyan yang baru. Kita sedih juga, karena kemarin sudah bangga dengan Zulfiandi kita. Tapi kompetisi kemarin kita tak tahu kemana Zulfiandi, dia ngak pernah dipasang jadi sedih juga kita. Saya juga ngak tahu kenapa dia ngak dimainkan kemarin,” ujar mantan pelatih Persiraja yang turut menyinggung nasib Zulfiandi yang jarang dimainkan saat membela Bhayangkara Surabaya United di ISC Seri A.(adi/serambi) 

jadwal seleksi persija 2017

Banda Aceh (Pelatih Iwan Setiawan dan Ricky Nelson)
-Lapangan Sintetis Lhong Raya, Banda Aceh, Jumat (20/1) dan Sabtu (21/1) Pukul 08.00 WIB

Makassar (Pelatih Jan Saragih)
-Lapangan Kodam, Kota Makassar, Sabtu (21/1) dan Lapangan Karebosi, Minggu (22/1) Pukul 07.00 WITA

Manado (Pelatih Jan Saragih)
-Stadion Klabat, Kota Manado, Senin (23/1) dan Selasa (24/1) Pukul 15.00 WITA

Persija Cari Pemain ke Aceh

BANDA ACEH – Klub Persija Jakarta mencari pemain U-23 ke Aceh, Makassar dan Manado guna persiapan menghadapi kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2017 yang dijadwalkan Maret mendatang. Seleksi di Tanah Rencong akan dipimpin Pelatih Iwan Setiawan dan Ricky Nelson selama dua hari di Lapangan Sintetis, Lhong Raya, Banda Aceh mulai, Jumat (20/1/2017) pagi.

Iwan Setiawan kepada Serambi kemarin mengatakan, seleksi pemain akan dilakukan Jumat pagi dan dilanjutkan Sabtu pagi di Lhong Raya. Usaha mencari pemain ini mengikuti aturan baru yang mengharuskan setiap klub yang tampil di ISL musim 2017 untuk menyertakan lima pemain U-23. Kebetulan Persija kesulitan mencari pemain-pemain muda yang ada di Jakarta. “Makanya pergilah kita ke daerah-daerah mencari pemain untuk Persija. Jadi bukan pemain untuk Persija U-21, karena yang kita cari pemain U-23 guna memperkuat Persija di ISL,” ujarnya.

<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- neon -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-9069190120513238"
     data-ad-slot="7140576087"
     data-ad-format="auto"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Terkait jumlah pemain yang dicari, Iwan mengatakan, kebutuhan pemain Persija yang dicari memang sekitar 10 orang. Tapi dari tiga daerah ini tidak dicari 10 orang, pokoknya mana yang menurut pelatih layak ke ISL saja. Nantinya berapa pemain yang didapatkan di Aceh akan digabung dengan talenta dari Makassar dan Manado. Nantinya pemain yang terpilih akan dipanggil ke Jakarta untuk diseleksi langsung oleh Pelatih Kepala Persija, Stefano Cugura. “Kalau Bang Iwan di sini kan hanya membantu saja seleksi di Aceh. Mudah-mudahan dari Aceh terpilih nantinya,” ujarnya.  

Kenapa Aceh salah satu dipilih, Iwan mengatakan, dirinya sudah menyampaikan kepada Presiden Persija, Ferry Paulus kalau menari pemain muda tentu harus ada alasannya. Jadi yang menjadi alasan baginya, pertama kekuatan sepakbola usia muda di Indonesia ini adanya PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar). Pemain-pemain muda terbaik di semua daerah tentunya masuk ke PPLP. “Sedangkan Aceh sudah dua tahun berturut-turut menjadi juara Kejurnas Sepakbola Antar-PPLP pada tahun 2015 di Bangka Belitung dan 2016 di Ambon. Nah itu yang menjadi alasan sama Ferry Paulus, makanya harus ke Aceh,” ujarnya.


Raihan dua gelar juara Kejurnas, menurut Iwan, pembinaan pemain usia muda di Aceh ini bagus. Harapannya anak-anak Aceh bisa masuk ke Persija. Selama ini dirinya juga membantu pemain Aceh masuk ke klub lain di Indonesia. Diakuinya ada klub yang meminta bantuannya untuk mencari pemain bagus. Padahal di Aceh ada Persiraja, tapi dengan kondisi tim sekarang ini rasanya anak-anak dengan potensi ini sulit berkembang. Makanya harus dibawa keluar, supaya mereka lebih berkembang dan hidup dengan manajemen yang lebih profesional. “Kita tentu akan membangun sumber dayanya, setelah mereka terbangun sumber dayanya. Insya Allah jika juga suatu saat Aceh membutuhkan, kita sudah punya potensi-potensi yang hebat,” ujarnya.(adi/serambi
)

Pemain Persiraja

Pemain Persiraja
Playmaker Persiraja, Patrick Sofian Ghigani